KANTOR's profileSTASIUN KARANTINA TUMBUH...PhotosBlogListsMore Tools Help

STASIUN KARANTINA TUMBUHAN TIMIKA

KANTOR

This person's network is empty (or maybe they're keeping it private).
September 30

RANGKAIAN KEGIATAN BULAN BAKTI SKT KELAS II TIMIKA

Dalam rangka Bulan Bakti Karantina Pertanian tahun 2007 yang dilaksanakan 08 Juni 2007 sampai dengan akhir Agustus 2007, Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II Timika telah menyelenggarakan berbagai macam kegiatan antara lain : I. Gerak jalan santai di mulai dari Gedung Olah raga SP I dan berakhir di depan kantor Stasiun Karantina Hewan Kelas II timika. Gerak jalan santai ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat masyarakat yang berjumlah 300 peserta, diantaranya anak-anak SD Inpres No.1 Timika, SD Inpres No.4 Timika,tokoh masyarakat ,para pegawai disekitar DOLOG,SAR dan KSDA dan keluarga besar Karantina Tumbuhan dan Karantina Hewan Timika. II. Ceramah / tatap muka tentang seputar Karantina Tumbuhan di SMA Negeri I Timika yang dihadiri kurang lebih 250 orang yang berlangsung selama 2 jam. Materi yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut meliputi :Pengenalan sejarah Karantina Tumbuhan di Indonesia dan sejarah Karantina Tumbuhan di Papua,Pengenalan tentang arti Karantina, Tugas Pokok dan Fungsi dan Pengenalan tentang arti OPT/OPTK dan peraturan karantina Tumbuhan. III. Lomba melukis dan mewarnai yang dilaksanakan di ruang atrium Gelael Timika yang diikuti siswa-siswi sekolah dasar dari kelas I sampai dengan kelas VI sekota Timika sebanyak 68 peserta. Pembukaan acara lomba melukis dan mewarnai dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas P dan P kabupaten Mimika dan ditutup kembali oleh Wakil Kepala Dinas P dan P sekaligus penyerahan hadiah yang diberikan oleh Wakil Kepala. IV. Kegiatan lomba memanah yang berlangsung di halaman kantor Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II timika yang diikuti oleh peserta sebanyak 39 orang .Kegiatan lomba memanah ini dibuka langsung oleh Kepala Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II Timika, Abdul Rahman, SP juga dihadiri Kepala Stasiun Karantina Hewan, Drh. IBP Raka Ariana, para staf Karantina Tumbuhan dan Karantina Hewan , Kepala Suku putra daerah dan lapisan masyarakat disekitar kantor SKT Kelas II Timika.
September 05

TENTANG KAMI........

SELAMAT DATANG

DI

PROFIL

STASIUN KARANTINA TUMBUHAN

KELAS II  TIMIKA

 

 

PENGANTAR

 

Ø        DENGAN ADANYA KEGIATAN INVESTOR YANG BERGERAK DIBIDANG EXPLORASI TAMBANG BAIK TEMBAGA MAUPUN EMAS OLEH PT. FREEPORT INDONESIA SEHINGGA KEBUTUHAN KONSUMSI MAKANAN KHUSUSNYA BUAH DAN SAYURAN DIDATANGKAN DARI LUAR NEGERI ( AUSTRALIA ) YANG BERPOTENSI BESAR TERJADINYA PEMASUKAN LALAT BUAH /OPTK LAINNYA DARI LUAR NEGERI KEDALAM WILAYAH NEGARA REPUBLIK INDONESIA

 

Ø        SETIAP TAHUN PERTAMBAHAN PENDUDUK DI TIMIKA SEMAKIN PESAT YAITU BERASAL DARI DAERAH  LAIN DI INDONESIA SEHINGGA PEMASUKAN KONSUMSI MAKANAN YANG BERASAL DARI KOMODITI PERTANIAN SEMAKIN PESAT YANG BERPOTENSI BESAR TERJADINYA PENYEBARAN  OPT/OPTK KE WILAYAH PAPUA-TIMIKA.

 

Ø        DINAS PERTANIAN DAN HORTIKULTURA DATI II KAB. MIMIKA SEDANG MENGGALAKKAN PENGEMBANGAN PENGWILAYAHAN KOMODITAS PERTANIAN ANTARA LAIN TANAMAN PADI, SAYUR-SAYURAN SERTA TANAMAN HORTIKULTURA LAINNYA UNTUK KEBUTUHAN KARYAWAN PT. FREEPORT INDONESIA SERTA MASYARAKAT TIMIKA LAINNYA. 

 

KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI

 

Ø        STASIUN KARANTINA TUMBUHAN KELAS II TIMIKA MERUPAKAN UNIT PELAKSANA TEKNIS YANG BERADA DI BAWAH DAN BERTANGGUNG JAWAB KEPADA KEPALA BADAN KARANTINA PERTANIAN, DEPARTEMEN PERTANIAN (SK. MENTAN NO. 547/KPTS/OT.140/9/2004, TGL. 22 SEPT. 2004)

 

Ø        STASIUN KARANTINA TUMBUHAN KELAS II TIMIKA, MEMPUNYAI TUGAS MELAKSANAKAN KEGIATAN OPERASIONAL PERKARANTINAAN TUMBUHAN TANAMAN PANGAN, HORTIKULTURA DAN TANAMAN PERKEBUNAN

 

Ø        STASIUN KARANTINA TUMBUHAN KELAS II  TIMIKA MENYELENGGARAKAN FUNGSI :

v       MELAKSANAKAN 8 P TERHADAP MEDIA PEMBAWA OPTK

v       MELAKSANAKAN PEMANTAUAN DAERAH SEBAR OPTK

v       MELAKSANAKAN PEMBUATAN KOLEKSI OPTK

v       PENGELOLAAN LABORATORIUM KARANTINA TUMBUHAN

v       PENGELOLAAN DATA, INFORMASI DAN DOKUMENTASI

v       MEMBERIKAN PELAYANAN TEKNIS OPERASIONAL PERKARANTINAAN TUMBUHAN

v       PELAKSANAAN URUSAN TATA USAHA DAN RUMAH TANGGA

 

SEKILAS TENTANG TIMIKA

 

Ø       Timika memiliki Luas Wilayah  20.039 Km² atau 4,75 % dari luas keseluruhan Provinsi Papua,terdiri dari 12 distrik/kecamatan, 79 kampung, dan 6 kelurahan dengan jumlah penduduk 150.753 jiwa.

 

Ø       Terletak diantara 134º31`- 138º31`BT.dan 4º60` - 5º18` LS. Dengan batas wilayah :

        ~ Utara                   :  Kab. Nabire,Paniai & Puncak Jaya.

        ~ Selatan               :  Laut Arafura.

        ~ Barat                  :  Kab. Fak Fak dan

        ~ Timur                 :  Kab. Jayawijaya & Kab. Merauke.

 

Ø       Panjang garis pantai + 340 km.

 

Ø       Mempunyai Kelembaban udara rata-rata 88,67%.

 

Ø       Komoditas Andalan : Jagung, Kacanag Tanah, Ubi Kayu, Ubi Jalar,Cabe, dan Sayur-sayuran.

 

Ø       Komoditas Masuk : Semua Bahan Makanan Pokok, Buah-buahan dan Sayuran

 

Ø       Komoditas Keluar : Anggrek, Cabe, Beringin, Kaktus,Gubal Kemedangan dan Sari Buah Merah.

 

 

SEJARAH KARANTINA TUMBUHAN DI TIMIKA

 

Ø       SKT Kelas II Timika merupakan UPT baru. Sebelumnya adalah Wilker dari SKT Jayapura (saat ini Balai Karantina Kelas II Jayapura) sejak tahun 1993. Kepala Wilker Timika saat itu adalah J.J.Hattu yang dibantu oleh 1 orang pegawai.

 

Ø       Berdasarkan SK. Menteri Pertanian 501/Kpts/OT.201/8/2002 Wilker Timika Berdiri sendiri menjadi Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II Timika yang dikepalai oleh Azmal AZ,SP hingga Mei tahun 2006 dan dibantu oleh 5 orang pegawai.

 

Ø       Tahun 2006 sampai dengan sekarang SKT Kelas II Timika dipimpin oleh Abdul Rahman,SP dan dibantu oleh 7 orang pegawai.

 

 

LANDASAN HUKUM

 

Ø       UU NO. 16/Thn. 1992, Tentang Karantina Hewan, Ikan & Tumbuhan

 

Ø       PP NO. 14/Thn. 2002, Tentang Karantina Tumbuhan

 

Ø       PP. NO. 49/Thn. 2002 JO. PP. NO.7/2003, Tentang Tarif Jasa Pungutan Lingkup Departemen Pertanian

 

Ø       SK. MENTAN NO. 547/Thn. 2004, Tentang Struktur Organisasi Dan Tata Kerja Balai Dan Stasiun Karantina Tumbuhan

 

Ø       Beberapa Ketentuan Sebagai Peraturan Pelaksanaan :

            *  SK. Mentan No. 38/Thn. 1990

            *  SK. Mentan No. 627/Thn. 2004

            *  Kepmen No. 38/Thn. 2006

            *  Permentan No. 37/2006

            *  Kepmentan No. 58 dan 59 Tahun 2007

            *  Dan Peraturan lainnya

 

 

 

VISI

 

”STASIUN KARANTINA TUMBUHAN KELAS II  TIMIKA YANG MODERN, TANGGUH DAN AMANAH DALAM MELAKSANAKAN TUGAS”

 

MISI

 

UNTUK MEWUJUDKAN VISI TERSEBUT MAKA STASIUN KARANTINA TUMBUHAN KELAS II TIMIKA MENGEMBANGKAN MISI SEBAGAI BERIKUT :

 

         MELINDUNGI KELESTARIAN SUMBER DAYA ALAM HAYATI TUMBUHAN

 

         MENCEGAH DAN MENCEKAL MASUK/ TERSEBARNYA OPT/OPTK DAN MENDUKUNG KEBERHASILAN PROGRAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS SERTA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN

 

         MENINGKATKAN PERAN SEBAGAI FILTER DALAM MELINDUNGI SUMBER DAYA HAYATI TUMBUHAN DI WILAYAH TIMIKA DARI KERUSAKAN YANG DITIMBULKAN OLEH OPT/OPTK

 

         MENDUKUNG PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN  MELALUI PENERAPAN TINDAKAN KARANTINA SESUAI PERATURAN PERUNDANGAN YANG BERLAKU

 

         TURUT SERTA MENJAGA DAN MENINGKATKAN MUTU SERTA MEMPERLANCAR ARUS LALU LINTAS KOMODITI  TUMBUHAN DAN HASIL-HASILNYA MELALUI SERTIFIKASI KESEHATAN

         MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA KEPADA MASYARAKAT PENGGUNA JASA KARANTINA

 

 

PEMBAGIAN / URAIAN TUGAS PEGAWAI

STASIUN KARANTINA TUMBUHAN KELAS II TIMIKA

 

SK. Kepala SKT Kelas II TIMIKA  Nomor :  07/Kpts/KP.110/L.3.E/1/2007

Tanggal 06 Januari 2007

 

 

K E P A L A                            :   ABDUL RAHMAN, SP

 

                      

.BAG.UMUM                          :   Suhartini B, S. Kom

    Jacomina Souhuka

 

BAG. KEUANGAN                 :  Astan Silas A, S Sos

    Ratih Rahayu, SP

    Hajar Aswad

 

 

BAG. OPERASIONAL          :   Sujarwage ZA

    Ade Amirudin

    Rudi Mulyadi

 

 

BAG.LABORATORIUM       :  Ratih Rahayu, SP

Sujarwage ZA  

TENTANG KAMI.....

Tujuan, sasaran dan  strategi organisasi

 

Tujuan

 

Meningkatkan sumber daya manusia  karantina yang tangguh melalui penguasaan teknologi pemeriksaan dan pengujian untuk mendukung Penyelenggaraan Karantina Tumbuhan yang Profesional dan terpercaya.

 

sasaran

 

1.      Memperkuat penerapan teknik-metode dan penegakan hukum yang didukung peraturan perundang-undanagan yang kuat, teknik dan metode yang cepat, akurat dan akuntable.

 

2.      Mengembangkan partisipasi aktif masyarakat dan dunia usaha melalui “Publik Awareness” dan pelayanan prima Karantina  Tumbuhan.

 

3.      Terwujudnya perlindungan komoditi pertanian strategis dari ancaman OPT/OPTK

 

4.      Terpenuhinya tenaga POPT, sarana dan prasarana di setiap Wilayah Kerja

 

strategi organisasi

 

STRATEGI  KEBIJAKAN

 

            Peningkatan sumber daya manusia  karantina yang tangguh melalui penguasaan teknologi pemeriksaan dan pengujian untuk mendukung Penyelenggaraan Karantina Tumbuhan yang Profesional dan terpercaya

 

 

 

 

STRATEGI  PROGRAM

           

1.      Program pencegahan masuk/tersebarnya OPT/OPTK yang dapat   mengganggu produktifitas/agribisnis.

 

2.      Program pengendalian produk-produk impor yang khususnya kurang memenuhi standar kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan serta lingkungan hidup

 

3.      Program Peningkatan sarana dan prasarana

 

4.      Program peningkatan penerapan pelaksanaan peraturan  perundang- undangan dan sistem perkarantinaan

 

5.      Program peningkatan kerjasama dan “Publik  Awareness”.

 

 

KEGIATAN DI  STASIUN KARANTINA TUMBUHAN KELAS II TIMIKA

 

1.        Tindakan Karantina

2.        Pemantauan OPT /OPTK

3.        Sosialisasi

4.        Pengelolaan 3 M

 

 

 

PERMASALAHAN KARANTINA TUMBUHAN DI TIMIKA

 

 

o         Tenaga / staf yang terkait dengan prosedur dan tata  cara  pengelolaan Anggaran belum optimal.

 

o         Tenaga POPT Ahli yang belum ada sehingga permasalahan yang menyangkut teknis operasoinal masih ditangani langsung Ka UPT.

 

o         Tenaga Laboratorium masih terbatas, gedung lab. Sementara

 

o         dibangun serta pengadaan alat dan bahan lab. Secara bertahap akan dipenuhi melalui anggaran DIPA tahun 2007.

 

o         Adanya keinginan importir buah  segar & sayuran buah segar yang pemasukannya langsung melalui bandara diberi izin pemasukan.

 

o         Penetapan Instalasi Karantina belum dibuatkan SK.Kabarantan

 

o         sehinngga pihak importir belum melakukan pengajuan untuk penentuan Instalasi Karantina.

 

o         Staf yang sudah jenuh dan ingin pindah, kinerjanya tidak optimal lagi.

 

o         Wilker Pelabuhan laut Amamapare belum diakui oleh pihak PTFI

 

o         Wilker pelabuhan laut Poumako belum mempunyai ruangan sendiri

 

 

YANG TELAH DILAKSANAKAN

 

        Telah melaksanakan 8 P secara optimal sesuai dengan jumlah personil     serta  sarana dan prasarana yang ada.

 

        Telah melaksanakan pemusnahan sebanyak 4 kali, yaitu 1 kali tahun 2006 milik PT Hero Supermarket 1 karton Strawbery (20 kg) dan 3 kali 2007.

 

        Kantor Wilker Bandara telah telah diperpanjang lagi sampai 31 Desember 2007 dengan status pinjam pakai dari PT. Free Port Indonesia.

 

        Telah menugaskan staf 2 (dua) orang untuk mempelajari / menginstal SISPUSRA  untuk pembuatan laporan operasional.

 

        Kerjasama dengan pihak UGM dan University of Missouri-Columbia, USA dalam pemantauan insect aquatic di Kali Kopi Kawasan PTFI.

 

 

RENCANA KE DEPAN

 

·          Melaksanakan Sosialisasi Permentan No.37/2006 dan Kepmentan No.58 dan 59/2007.

·          Meningkatkan Pelaksanaan 8 P secara optimal untuk mencegah masuk dan

·          menyebarnya OPTK.

·          Meningkatan Pelaksanaan pemantauan daerah sebar OPTK.

·          Membuat Koleksi OPTK.

·          Mengelola Laboratorium secara Optimal.

·          Mengelola data, informasi dan dokumentasi operasional perkarantinaan.

·          Memberikan pelayanan teknis operasional perkarantinaan secara prima.

·          Menjalin hubungan kerjasama yang lebih giat lagi dengan instansi terkait dan stake    Holder.

·          Menjalin kerjasama dengan pihak UGM dalam rangka Pemantauan Lalat buah di Kab. Mimika. 

 

 

 

 

 

 

OBSESI STASIUN KARANTINA TUMBUHAN KELAS II TIMIKA TAHUN 2009

 

 

§          Agar Karantina Tumbuhan dapat dipandang sejajar, bahkan terbaik  dibanding dengan instansi dinas-dinas lainnya di Kab. Mimika

 

§          Agar Karantina Tumbuhan dapat diakui keberadaannya di pelabuhan khusus  Amamapare (milik PTFI) Timika

 

§          Agar Karantina Tumbuhan dapat dirasakan manfaatnya oleh Pemerintah Daerah dan Masyarakat Timika

 

§          Mendukung penguatan ketahanan Pangan yang sedang digalakkan oleh Pemda TK II Kab. Mimika

 

  

May 24

BERITA PEMUSNAHAN PSU DAN HERO

KRONOLOGIS KEJADIAN PEMASUKAN BUAH SEGAR & SAYURAN BUAH SEGAR

I. Buah Segar & Sayuran Buah Segar Milik PT. Pangansari Utama Timika

1. Pada tanggal 17 Maret 2007 kapal laut Java Sea membawa 10 kontainer = 58.294,5 kg buah & sayuran dalam
    kondisi   rusak/busuk karena kelamaan dalam perjalanan akibat kapal rusak;
 
2. Pada tanggal 19 Maret 2007 dilakukan pemeriksaan oleh petugas Karantina Tumbuhan yang hasilnya kondisi barang
   dalam keadaan busuk/rusak;
 
3. Pada tanggal 21 maret 2007 mendapat laporan dari pihak PT. Pangansari Utama untuk segera memusnahkan buah & sayuran
    yang sudah rusak sebanyak 10 kontainer = 58.294,5 kg di Mile 38 Kuala Kencana tempat khusus yang digunakan oleh
    PT. Freeport Indonesia untuk lokasi pembuangan dan pemusnahan;
 
4. Pada tangal 22 Maret 2007 pukul 10.00 WIT dilakukanlah tindakan pemusnahan di Mile 38 Kuala Kencana kawasan pembuangan
    pemusnahan PT. Freeport Indonesia dengan cara digilas dan ditimbun;
 
5. Dari tanggal 17 Maret s/d tanggal 22 Maret 2007 tidak dilakukan tindakan karantina berupa penahanan dan penolakan tetapi
    langsung dilakukan pemusnahan yang tertuang dalam Berita Acara Pemusnahan karena kondisi barang dalam keadaan rusak/busuk.
 
II. Buah Segar & Sayuran Buah Segar Milik PT. Hero Supermarket. Tbk
 
1. Pada tanggal 17 Maret 2007 kapal Java Sea membawa 1 kontainer 2.293 kg buah dan sayuran dalam kondisi rusak/busuk
    karena kelamaan dalam perjalanan akibat kapal rusak;
 
2. Pada tanggal 18 Maret 2007 dilakukan pemeriksaan oleh petugas Karantina Tumbuhan yang hasilnya, kondisi barang dalam
    keadaan rusak/busuk;
 
3. Sampai sekarang belum dilakukan tindakan karantina berupa pemusnahan karena intern mereka, pihak PT. Hero Supermarket
    masih menunggu pihak asuransi di Jakarta untuk pemeriksaan/audit kondisi barang yang sudah rusak.
 
III. Buah Segar & Sayuran Buah Segar Milik PT. Hero Supermarket. Tbk
 
1. Pada tanggal 5 Maret 2007 pesawat Airfast PT. Freeport Indonesia membawa buah segar dan sayuran buah segar sebanyak
    385 kg = 62 koli dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh petugas Karantina Tumbuhan dan dilakukan tindakan karantina
    berupa penolakan selama 14 hari karena memasukkan buah segar dan sayuran buah segar tidak melalui pelabuhan laut
    Amamapare atau melanggar Permentan No: 37/2006 dan Kepmentan No:548/2007;
 
2. Pada tanggal 26 maret 2007 baru sempat dilakukan tindakan karantina berupa pemusnahan yang tertuang dalam
    Berita Acara Pemusnahan.
 
Photo 1 of 4
Thanks for visiting!
Please wait...
Sorry, the comment you entered is too long. Please shorten it.
You didn't enter anything. Please try again.
Sorry, we can't add your comment right now. Please try again later.
To add a comment, you need permission from your parent. Ask for permission
Your parent has turned off comments.
Sorry, we can't delete your comment right now. Please try again later.
You've exceeded the maximum number of comments that can be left in one day. Please try again in 24 hours.
Your account has had the ability to leave comments disabled because our systems indicate that you may be spamming other users. If you believe that your account has been disabled in error please contact Windows Live support.
Complete the security check below to finish leaving your comment.
The characters you type in the security check must match the characters in the picture or audio.
No list items have been added yet.